Bulan Kabut dan Perasaan yang Tak Berbahagia


Sekali dua kali kau pernah menjumpai harapan yang tidak menjelma menjadi nyata, tapi tidak pernah sekecewa ini. Sekali dua kali kau pernah menyemangati dirimu sendiri, tapi tidak pernah segagal ini. Sekali dua kali kau pernah membayangkan hal-hal buruk terjadi di lingkaranmu, tapi tidak pernah sebenar ini. Di luar ada bulan, awalnya terang benderang, lalu kabut … Continue reading Bulan Kabut dan Perasaan yang Tak Berbahagia

Advertisements

Rahasia di Tulisanku


Sebab aku tak pernah bisa menyebut namamu, kekasih. Tidak di mulut dan tulisanku. Padahal tidak ada sekat yang membatasi. Aku hanya mengulum malu saja. Sepertinya ini adalah sakit yang menahun. Sejak dulu aku selalu begitu. Jadi bukan karena aku tak rela memuisikan namamu, kekasih. Ini hanyalah gigil-gigil di tanganku yang belum bisa sembuh sempurna. Begitulah, … Continue reading Rahasia di Tulisanku

Hal-hal yang ku syukuri semenjak kamu menjawab perasaanku #2


: kamu menjadi satu-satunya orang yang menerima keegoisanku. Seperti hari ini saat chatmu datang dengan riang dan ku balas ketus, “aku sedang tidak mood bercakap-cakap denganmu saat ini.” Padahal bisa saja kamu sedang butuh aku. Atau rindu aku. Tapi kamu tetap memberi ruang untuk rasa bosanku padamu, juga sejumput ketidak pedulian pada apapun yang kau … Continue reading Hal-hal yang ku syukuri semenjak kamu menjawab perasaanku #2

Perpustakaan di kepalaku


  Kamu pasti tahu aku hobby sekali mengunjungi perpustakaan. Hampir semua perpustakaan di kota ini sudah aku jelajahi. Tempat kesukaanku adalah bagian ujung ruangan yang menghadap ke jendela. Kadang-kadang, pemandangan di depan akan menyuguhkan taman hijau dengan teriakan anak-anak yang senang bermain. Satu dua kali,  jika sedang beruntung, salju tetiba turun dan berciuman dengan permukaan … Continue reading Perpustakaan di kepalaku

Tanpa Mencari


Belum bisa ku pahami bagaimana alur bertemu yang kau siapkan di kepalamu. Kau tidak seperti mencari. Kau menyimpulkan sendiri lalu menghilang, lagi. Padahal kau bisa bertanya padaku secara langsung. Buktikan: apakah warna yang ku simpan masih sama seperti dulu kau menemuinya setahun yang lalu. Ataukah sudah berubah seperti pradugamu yang tanpa asas? Seriusilah tekadmu yang … Continue reading Tanpa Mencari

2018


Gue sebenarnya udah nulis resolusi-resolusi gue setahun ini dimulai September 2017 kemarin. Dibanding menunggu momen tahun baru, gue lebih memilih meninjau ulang dan memperbarui impian-impian gue di tanggal dan bulan kelahiran gue. Hanya saja pas gue cek-cek ulang tuh list, ternyata kemauan-kemauan gue masih bersifat sangat mundane. Pengen lanjut sekolah lagi, pengen proyek yang gue … Continue reading 2018

Teach Like a Pirate


Judul buku: Teach Like a Pirate Pengarang: Dave Burgess Penerbit:  Dave Burgess Consulting Tahun terbit: 2012 Tebal buku: 177 halaman Kehausan akan literature untuk membackup master thesis terkait inquiry based learning dan hubungannya dengan antusiasme belajar siswa, membantu menemukan jalan saya ke buku ini. Buku dengan judul panjang: Teach Like a Pirate: Increase Students' Engagement, … Continue reading Teach Like a Pirate

Inside Out & Back Again


Judul buku: Inside Out and Back Again Pengarang: Thanhhá Lai Penerbit: Harper Tahun terbit: 2011 Tebal buku: 260 halaman Tiga hari ku pakai untuk menghabiskan ratusan puisi yang ada di dalam buku ini. Puisi-puisi yang disajikan berurutan sesuai dengan alur hidup Há, anak perempuan berumur 10 tahun yang menjadi saksi perang Vietnam, mulai saat ia … Continue reading Inside Out & Back Again

Cinta yang Membebaskan


Baru kali ini ku temukan cinta yang membebaskan di hatimu. Aku, lantas menjadi palung laut yang dalamnya tak lagi menuai teror. Jurang di hatiku tak lagi mati, tak lagi dihuni sepi yang bergaung-gaung. Aku, lantas menjadi rimba hutan yang tak melulu gelap dan sesak. Keramahan adalah wajahku yang baru, orang-orang tak perlu lagi takut tersesat … Continue reading Cinta yang Membebaskan