Ku Ceritakan Sedikit, Tentang Penantian Terhadap Rindu


Ini sudah tengah malam, tapi gadis itu tetap setia dengan handphone dalam genggamannya. Sembari sesekali melirik, berharap benda itu berdering.

Tapi sebentar lagi pergantian hari dimulai. Sabtu yang ditunggunya akan usai, tapi nama yang ditunggu belum juga hadir. Aku menatapnya iba, senyumnya memudar, pelupuk matanya tergenang air. Ahh, siapa yang begitu tega membuatnya menunggu sepanjang hari?

Lalu tiba-tiba ku dapat jawabnya. Karena mata mendung itu mendadak bersinar. Senyumnya merekah.

“Jelek, maaf… membuatmu menunggu selarut ini.”
“Tak apa Bodoh. Eh bukannya sabtu kemarin kau berjanji menyanyikanku satu lagu? Ayo mulai.”

Akhirnya kekasihnya menelpon juga. Sekarang lihat, gadis itu tak henti-hentinya tersenyum.

Advertisements

4 thoughts on “Ku Ceritakan Sedikit, Tentang Penantian Terhadap Rindu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s