Kau Bulan, atau Cermin yang Hidup?


kau tau, bagiku kau adalah cermin,

tempatku melihat seksama diriku hari ini,

tapi di mataku kau selalu mampu mengungguliku,

selalu.

maka ku mulailah diriku mendaki,

tidak di jalan yang kau pilih untuk kau lalui,

di setapak yang ku buat sendiri.

tapi perbedaan malah membuatku melihat diriku semakin kalah

kalah jauh darimu.

berfikirlah aku,

apa benar kau bagai cermin?

merefleksikan segala yang ku lakukan

juga maya.

tapi kau curang

kau cekung yang mengumpul cahaya

dan membesarkan bayanganku

lagi-lagi kau unggul sendirian.

kalau begini cermin tak lagi sinkron,

kau yang pengikut mestilah seperti purnama

purnama yang mengitik pada jejakku

dengan begini aku puas.

ahh, aku meracau

padamu yang sepintas ku kenal

ini karena kau mengganggu

bertambah satuan waktu frekuensi hadirmu melebar

dan itu membuatku kesal.

sungguh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s