Tiga


Aku menggigil sendirian disini, Mijn Hart. Padahal hari sedang tak berkabut. Semuanya bahkan terlalu cerah untuk aku yang meniupkan hawa hangat ke kepalan tangan. Hawa Makassar terlalu sungsang buatku yang mencari hangat pada lekuk leherku yang tertutup jilbab.

Ada yang mencemaskanku. Degup jantungku tidak normal. Aku memikirkanmu. Merasakan aktifitas-aktifitas yang membuatmu belepotan mencuri waktu istirahat. Kuatlah Mijn Hart,  lalu akan kau temukan kesuksesan meminta tanganmu untuk meraihnya. Semoga tetap nikmat papilla lidahmu merasa dan semoga tetap berbunga mimpimu.

Maaf tak banyak hal yang mampu ku lakukan untukmu. Selain doa yang ku harap dapat memperingkas jarak. Aku menyayangimu Mijn Hart, dan ku yakin sayang Allah juga tidak akan berkurang pada kita, pada tiap orang yang saling menyayangi-mengasihi karena-Nya, seperti kita.

Advertisements

8 thoughts on “Tiga

    1. bahasa belanda. nemu di google, artinya kalo ndak salah: hatiku. cocok ndak mas? kalo salah ku perbaiki segera. hehehe 😀

      1. hahahahhahaaaa. salam kenal mas sulung 🙂 sering-sering mampir 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s