The Reason


 

kakak saya pernah keceplosan suatu kalimat. katanya setiap mendengar lagu “the reason-hoobastank” memorinya selalu menunjukkan wajahku. entah kenapa.

setelah mendengar ulang lagu itu, ini entah keberapa puluh kali aku mengulang, baru aku mengerti.

begini, dulu pernah ada suatu kali aku bersama seseorang dan berharap betul menjadi seseorangnya yang sangat baik. aku tidak hanya berharap, dengan segala cinta yang ku punya aku berusaha untuk itu.

 

kau tahu? aku meninggalkan celana jeans pembungkus kakiku, meninggalkan baju terlalu pas, dan aku jadi lebih rajin belajar. Demi menjadi orang baik yang pantas dengan dia yang ku anggap baik. Yah seperti lirik lagu itu:

“I just want you to know, I’ve found a reason for me, a change who I used to be, the reason to start over now, and the reason is you..”

Dengan alasan kebaikan, saat ini seseorang yang baik itu, aku tidak lagi bersamanya.

Tapi Allahku sangat penyayang hingga aku tidak perlu menjadi diriku yang amat kurang kali itu. Allahku memberikanku kekuatan untuk istiqamah, dengan tetap dalam keadaan baik. Allahku, sekarang kau tahu betul motivasiku. Maaf untuk yang dulu-dulu. C:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s