Malu Aku


Karena suatu keisengan luar biasa di hari libur tepat sebelum ujian fisika inti besok, aku tiba tiba saja membuka beberapa fotomu, di facebook tentu saja. Aku tidak punya meski selembar fotomu di meja belajarku kah, dompetku kah, di bingkai di kamarmu kah tak ada. Meski pernah berniat menyimpan fotomu di sudut paling dalam laci lemariku, aku tetap saja malu. Takut ketahuan pada rayap yang biasa tidak diundang. Malu, nanti rayap mengira aku memajang fotomu karena aku pacarmu, padahal bukan. Hahahahaaa..

Nah, benar benar aku tidak punya pekerjaan lain. Sebenarnya mau belajar. Tapi sang guru masih baru saja bangun dari tidurnya dan baru mau mandi. Jadi seperti yang ku bilang tadi, aku membuka beberapa fotomu, dan memperhatikanmu dengan seksama.

Aku mencermati matamu yang bulat sempurna, hidungmu yang tinggi, wajahmu yang sepertinya kelihatan lebih hitam dari yang dulu, rambutmu yang berantakan dan pipimu yang heyy, kau makin tembem sekarang. Aku tertawa sendiri. Mau pose kalem dan diam bagaimanapun, di mataku kau masih saja mengerling jenaka. Hahahaha.

Menyimak ke~kocak~an yang tersembunyi di balik senyummu yang simetris, aku, jujur saja rindu. Sampai terlewat bodoh ku coba sanding sandingkan fotomu dengan fotoku. Sekarang aku punya aplikasi edit foto, keren, jadilah fotoku fotomu sejajar berdua. Aku tertawa lebih keras, sendirian.

Apa yang sebenarnya ku lakukan sih? hahahahaaa. Ok, aku hanya mencoba menyama nyamakan wajahku dengan wajahmu. Mungkin ada bagian yang mirip. Mungkin cara kita menatap sama, mungkin senyum kita serasi, mungkin.. mungkin.. mungkin.. dan masih banyak mungkin yang ku karang sendiri.

 

Setiap orang menemukan wajahnya pada wajah pasangannya. Serasi sekali. Kakak kelasku yang baru menikah itu juga, ku lihat wajahnya pada wajah pasangannya. Berjodoh.

 

Hhehehe. Lupakan. Aku sedang mengingau. Lagian dilihat berapa kalipun, kita tidak …… hahahahahaa.

Advertisements

6 thoughts on “Malu Aku

    1. HAHAHHAAAAA… saling natap gmna mbak, natap2 foto ia. xixixiixiii..

      salam knal juga mbak, aku dari makassar loh #terus? xixixii 😀

    1. makasih amel, salam kenal dari dandelion. sering2 mampir ke lapak sederhana ini.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s