Tempat Singgah, kah?


Orang-orang datang menjenguk dan meninggalkan kita, itu karena mereka juga hanya mengikuti hukum alam. Seperti setiap pertemuan ada perpisahan. Seperti sedih yang selalu di selipkan tawa setelahnya. Seperti hujan yang mendaur dari titik air kembali ke titiknya lagi seperti semula.

Hehehe, aku tau aku sedang membesar-besarkan hatiku sekarang. Yeah, hati kita (atau mungkin hatiku saja) meski terlahir kecil, hanya sekepal tangan, tapi perlu dilapangkan seluas-luasnya.

Pada apapun yang terjadi, hal yang kusukai dan hal yang tak ku sukai Allahku, semoga tidak pernah menyusutkan sedikitpun prasangka baikku kepadaMu.

Semoga hatiku selalu penuh pada hal-hal yang baik untukMu.

NB: catatan ini dimuat saat menunggui Ibu berpakaian. Hari ini kami akan meluangkan waktu banyak bersama. Sebagai penebusan atas waktu-waktu egois yang tidak ku pedulikan dulu bersamanya. Have I told you lately that I loved you mom?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s