Album


IMG_0106

Aku membedah album kenangan di kepalaku sendiri kemarin. Ada banyak momen di dalamnya. Besar, kecil, tak beraturan, saling berhempitan, kadang berserakan. Ada yang terletak terlalu berdempetan. Ada pula kenangan yang jauh dianak tirikan.

Hehehe, bercanda. Tidak pernah ada ingatan yang dikucilkan. Tidak pernah ada maksud. Walau sering juga ku jumpai memori yang sedikit samar, itu tidak pernah disengaja. Anggap saja umur kenangan itu memang segitu.

Kau bisa menebak kemana arah tulisan ini?

A, ini masih  tentang kau. Ada yang ingin ku ceritakan, sedikit saja. Kau mau meluangkan waktu sejenak?

Beberapa orang menanyakan kau akhir-akhir ini. Bertanya A itu siapa? A itu dimana? A itu pacarmu? dan masih banyak pertanyaan membungkam lainnya.

Jangan marah dulu. Bukan mulutku yang ember  menggosipkanmu kemana-mana. Aku tidak suka bergosip, apalagi membawa namamu. Untuk apa pula? Aku tidak suka secara frontal menyebut tentangmu pada orang yang aku tidak nyaman. Aku cukup tau diri.

Tentang rentetan pertanyaan tadi.. Emm.. Aku selalu melakukan aksi tutup mulut usai ditujukan pertanyaan seperti itu. Selalu susah sekali menjawab, apalagi menjelaskan. Mengheningkan waktu beberapa detik biasanya menjadi pamungkas. Kadang pula jika mereka terlalu mau tau mendesak, biasanya hanya ku timpali dengan jawaban:

A itu seseorang yang dulu sekali..  Jangan  tanya lagi yah, nanti saya tidak bisa move on..  Lengkap dengan emoticon meleletkan lidah setelahnya.

 A, aku tidak punya  alasan bagaimana mereka penasaran kepadamu. Aku tidak melakukan apa – apa. Hanya menulis sedikit. Sedikit sekali. Karena tulisan yang sedikit itu pula, aku ingin bertanya satu hal.

Tidak apakah, A, aku terus menulis hal – hal yang bersangkutan denganmu disini? Pada pertanyaan ini aku punya banyak sekali  kemungkinan. Barangkali kau akan bilang: tak apa, tulisanmu itu aku menyukainya. Lebih  sering pula aku mengandaikan kau berkeberatan. Kau tidak suka segala tentangmu ku jadikan cerita. Kau  merasa terbebani,  kau merasa jijik, kau menilaiku berlebihan. Kau berfikir sudah bukan urusanmu untuk jadi tokoh dongengku. Kau akan  berteriak, sedikit menyentil aku yang sangat kurang kerjaan mesti harus menulis kisah tidak berguna. Pula sering aku menggambarkan kau dalam kondisi ini: kau mengasihaniku yang sampai sekarang  belum bisa berpindah tempat dari sesuatu yang kita sepakat menamainya masa lalu. Atau kau menjadi cuek, masa bodoh,berpura  – pura tidak tau pada semua paragraf yang ku rekam disini.

Demi kebaikan yang ku usahakan sepenuhnya menjadi kebaikanmu, aku sebenarnya mengharapkan sikapmu berada di kemungkinan yang tidak menguntungkan buatku. Aku bahkan dalam tulisan yang sangat sedikit ini, tidak mau menjadi beban fikiran buatmu. Maka doaku, semoga remah remeh tulisan ini bisa menjadi hiburan buatmu. Atau kalau harap ini terlalu ketinggian, aku menginginkan semoga kau menjadi tidak peduli saja. Yah lebih baik begitu. Kau boleh menjadi sekedar pembaca dengan pertanyaan: A itu siapa? Meski jauh.. jauh di palung hatimu, kau tau dengan pasti untuk siapa tulisan ini dibuat.

A, tolong kau menjawab dengan jujur pertanyaan tadi. Jawaban itu akan menjadi sangat penting bagiku, meski sepele buatmu. Kalau kau merasa terlalu membuang waktu untuk menuturkan jawabannya kepadaku, kau boleh sekedar memberikan isyarat. Suatu tanda yang bisa ku pahami untuk menerjemahkan persetujuan ataupun penolakanmu. 

Advertisements

2 thoughts on “Album

  1. ini baru prolog tentang A kan, Amma?

    Lanjutkan. Saya mau tau sampai di mana cerita ini menghidupi dirinya sendiri dengan asa akan fragmen-fragmen kenangannya.

    Saya menunggu ya.
    Barangkali nanti kalau saya mampir lagi, saya bisa menemukan hangat yang lain dari ketukan-ketukan jarimu itu.

    1. kalau begitu saya minta maaf kalau lain kali kau hadir, dan disini sudah tidak menyimpan kehangatan apa2 uchank. mungkin habis digerus waktu, sampai menjadi beku. hihihihihii 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s