Surat cinta, kemarin


Hai gadis,,,selamat tambah tuaa… Selamat datang di dunia berkepala dua…. Tambah dewasa yah… Kepala dua artinya semuanya harus dipikir mateng-mateng yah…jangan asal di lahap….termasuk hati…*ehh hahaha

Maafkan mungkin hari ini kita tak bisa ketemu. Saya gak bisa datang untuk ketemu langsung. Acara prematur kemarin harusnya saya datang. Rencana sudah di susun matang-matang tapi si ibu negara ngelarang saya pergi tanpa pengawal. Jangankan naik pete-pete motor aja nggak boleh. Dan hari ini juga seperti itu, sang pendamping sudah ada tapi tetap saja bermasalah dengan kereta kudanya. Apalagi mereka tau saya ada panggilan balik ke negeri pinrang secepatnya. Jadilah rencana saya tinggal rencana….

Maaf yah, kesannya saya banyak alasan banget ya. Maaf, sepertinya memang salah saya, usaha saya gak setotal kedatanganmu kemarin… Jadi sepertinya nampak yang tidak peduli sapa… :((

Maree.. Kau taukan saya bukan pengungkap perasaan yang baik. Ekspresi saja, saya jelek banget. Kemarin kau datang saja itu ekspresi paling pol yang bisa saya keluarkan. Emang datar banget yah. Maaf…. Ekspresi rindu saja ndak bisa saya ungkapkan. Saya tidak se-vokal kamu. Jadi maree kalo rinduki ngomong maki nah. Yakinlah saat itu saya juga lagi nahan rindu :p

Ehh skali lagi maaf nah. Maaf tidak bisa hadir sayang. Maaf tidak bisa seperti kamu, teman-temanmu…. *sebenarnya saya mau kasih selamatnya jam 23.59…tapi takut kamu ngambek banget… * Trus tulisan ini harusnya saya kirim jam 20.09 tapi pas ke kirim langsung heng, jadi tak terkirim dan hilang. Jadi ini berusaha nulis lagi di atas mobil perjalanan menuju ke pinrang mobilnya kencang dan saya duduk dibelakang. Kau bisa rasakanlah guncangannya. Jadi maklumlah kalo hancur gini. Sebenarnya di tulisan pertama lebih panjang dari ini, tapi nantilah saya ngomong sendiri (kalo sanggup sih)…

Sekali lagi selamat tambah tuaa…. Semoga makin dewasa… Semoga jodohnya cepat datang… Ngomong-ngomong masalah jodoh saya sudah bilang ke *i** mau jodohin kamu ke dia tapi sepertinya dia maunya sama saya dehh…#plaakkk

***********

Surat diatas adalah surat cinta 22 September kemarin. Terkirim dari orang yang ku cinta. Entahlah definisi cinta itu seperti apa, tapi kami sudah berhasil saling mencintai selama ini.

Banyak suka duka yang kemarin sudah terlewati. Ada masa-masa tidak peduli, radar tidak nyambung, waktu-waktu kepepet, dan pertemuan-pertemuan penting rindu. Alhamdulillah, terimakasih kepada Tuhanku Maha Pengertian untuk mengirimkan seseorang seperti dia.

Namanya Rayinda, dan aku mau berdoa lagi untuk Tuhan. My Allah, kalau bisa semoga jalan-jalanku masih selalu bersisian dengannya. Biar gampang kepalaku mencari pundaknya kalau terasa terlalu berat ujianMu dituntasi. Biar dekat tangannya mencari tanganku saat dia butuh ditemani. Diluar dari itu, biar bersama-sama kami mendekatkan diri kepadaMu. Entahlah Tuhan, aku ingin dia ada di masa-masa paling penting untuk hidupku. Begitupula dia. Aamiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s