?


Kalau, entah, dan tidak tau bagaimana caranya, seseorang yang hanya kau kenal tipis-tipis datang tiba-tiba kehadapanmu. Pias sendiri kulit wajahnya lalu bersuara hampir tak terdengar olehmu:

 Aku sudah memperhatikanmu begitu lama. Hampir 4 bulan. Dan baru berani menyapamu di kali yang tanggung ini. Tolong jangan heran. Aku memutuskan untuk menggenapkan nyaliku di menit yang ini sebelum keberanianku habis. Aku mencintaimu. Mulai empat bulan yang lalu seketika kebahagianku terletak pada lengkung simetris di bibirmu. Sekonyong-konyong hidupku tidak lagi disekitar keakuanku, tapi menginginkan unsur kau datang mencampurinya. Lalu hujan tidak sekedar hujan yang membawa rahmat, tapi juga membiaskan bayang binar matamu di dalamnya.

Aku, eh aku, tidak meminta jawaban apa-apa. Hanya ingin kau tau saja walau tidak ku temukan jua alasan kenapa kau harus ku beri tau. Atau mungkin sebenarnya, ada secuil harap supaya kau menjalani hidup mu dengan lebih baik. Kau jangan suka menangis diam-diam. Kau punya banyak teman kan?

Aku mencintaimu. Tapi aku berjanji tidak akan mencampuri hidupmu. Tidak, tidak sekarang. Belum saatnya. Hanya.. umm.. entahlah. Berbahagialah, supaya aku bisa memunguti tawa mu yang ku sukai itu dan mengantonginya biar jadi pajangan di meja belajarku.

Lalu dia pergi begitu saja. Hanya mempersilahkan kau menatap punggungnya yang semakin menjauh. Hey, jika kau dalam adegan ini, apa yang akan kau lakukan?

Advertisements

2 thoughts on “?

  1. “Kau jangan suka menangis diam-diam. Kau punya banyak teman kan?”
    Tetiba saja seperti bercermin. Sangaaat suka potongan kalimat yang ini.
    Terus menulis yah, Dandelion menerjemahkan luka dengan diksi2 yg tak bosan dibaca.
    Salam kenal. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s