:D


Aku menyesapi sunyi dari gelas-gelas yang menjadi kosong. Mereguknya dengan haus. Menambahkannya dengan gelas-gelas sunyi lainnya yang seketika menjadi kandas.

Bisa pula sepi itu ku cecap hingga hilang rasanya. Mengunyahnya lama. Terserah berapa lama ku gerus sepi itu lewat gigi-gigi yang saling beradu bunyi. Kadang-kadang ku gigiti. Bak tupai yang cepat menelanjangi kenari.

Hanya lebih sering, hampa ku nyanyikan lewat irama-irama yang merdu. Melodi-melodi yang riang. Apa kau masih bisa rasa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s