(jalan) keluar


Beberapa hal membuat aku merasai lagu itu sampai sesap yang paling akhir, tak berperasa. Ada banyak kata dalam lagu itu yang yah, anggap saja tersambung dengan sendirinya dengan garis-garis hidup kita yang sudah menjadi kaku.

Jika memang tiada harapan
Tunjukkan jalan keluar
Dari hatimu

Menjadi beragam perihal yang ku dengungkan sendirian. Sesekali menyoroti gambarmu yang ku simpan dalam ingatanku yang paling jauh. Sesekali kilasannya kembali pada diriku sendiri.

Tunjukkan jalan keluar. 

Maaf, padahal kau telah menunjukkan jalan keluar itu tapi aku masih tegak untuk tidak bergeming sedikitpun. Aku tau kau lelah. Dulu bahkan kau menarikku dalam rangkulanmu, berjalan di satu arah denganmu, hanya untuk memastikan aku bisa melihat jalan keluar itu dengan baik. Langkah-langkah yang pelan dan teratur, aku masih sangat mengingat itu saat kau mengantarku (supaya aku tidak tersesat) menemukan gerbang pintu keluar tersebut. Lalu diakhir, sebuah usapan hangat dikepala, senyummu tulus sembari berkata: “Demi apapun di dunia ini kau akan mendapatkan kebahagiaanmu, tapi tidak denganku.”

(Lagu ini masih berlanjut) Jika memang tak akan bersanding, tunjukkan jalan keluar dari hatimu.

Hanya saja, kau lupa menutup pintu tersebut. Sehingga, karena melihat keindahan yang ada di dalamnya, aku enggan beranjak. Aku sama sekali tidak berpindah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s