There is a man…


Diantara beberapa lelaki yang ku kenal, cintamulah yang paling tawar rasanya. Hambar. Kau membungkusnya dalam kertas koran. Aih, dimana di bumi ini kau mendapatkan kertas bekas bertulis itu? Lusuh dan……..menguning. Tidak taukah kau setidak-tidaknya, jika kau berniat memberikannya sebagai sesuatu yang spesial, kertas kado bermotif bisa jadi pilihan yang baik. Sedang kau membungkus isi hatimu dengan koran bekas yang….? Sudahlah.

Diantara beberapa lelaki yang ku temui, cintamu jualah yang paling lemah. Katamu kau punya hati yang kuat, kalau begitu kenapa kau hanya punya sedikit keberanian untuk mengupayakan? Katamu kau selalu meminta bantuan Tuhan kita untuk mempertemukanmu dengan dia, tapi kenapa kau malah berputar-putar sendiri?

Diantara beberapa lelaki yang ku temui, cintamu lagi yang paling sunyi. Kau mencintai dia atau kesenyapan? Kau ingin memiliki dia atau siluetnya? Tegaskan. Kenapa kau suka sekali bersembunyi sih? Kau bersembunyi dari apa sebenarnya? Kalau, kalau kau bisa menegakkan matamu langsung di senyumnya, kenapa harus menunggu untuk memetiknya sedikit-sedikit saat dia sedang berpaling ke orang lain? Kau tidak ingin ketahuan sebagai penyukanya? Ah kau ini memang menyedihkan.

Semoga cepat menjadi kuat cinta yang ingin kau beri. Menjadi berwarna, memiliki bentuk yang jelas, serta…… Semoga sajalah. Aku turut mendoakanmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s