Suara – Suara Penghubung


Aku tidak tau apa alasan: air mata mudah sekali mengucur, saat ku dengar suara lelaki itu di sebelah sana.

Suara-suara: sehat, nak? bagaimana kabarmu disitu? selalu jaga shalatmu..

Aku tidak tau apa alasan: tenggorokanku tercekat tiba-tiba, saat ku dengar suara lelaki itu di ujung sana.

Suara-suara: kau tidak mengalami kesusahan apa-apa, nak? selalu perhatikan makanmu..

Dan aku tidak tau apa alasan: kenapa aku terus membisu. Kenapa aku tidak gantian bersuara.

Suara-suara: aku kesusahan belajar, pak. Adaptasiku susah. Aku perlu banyak berjuang.

 

huhuhu..

Bapak, aku rindu sekali.. 😥

Advertisements

One thought on “Suara – Suara Penghubung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s