Le Petit Prince


Judul buku: The Little Prince

Pengarang: Antoine de Saint-Exupery

Penerbit: Wordsworth Classics

Tahun terbit: 1995

Tebal buku: 109 halaman

Harga buku: 5.35 euro

IMG-20160516-WA0018
The little prince sedang duduk manis menemani perjalanan ke Giethoorn

Ada perasaan menyesal kenapa saya baru menemukan novel ini saat saya sudah menjadi seorang growns-up, manusia dewasa yang sangat tidak dipahami oleh si little prince. Membaca pikiran little prince, saya merasa menjadi orang tua yang bersalah.

Antoine melahirkan little prince pertama kali di tahun 1943. Saat itu Little Prince langsung menjadi anak-anak yang lugu. Tidak dituliskan berapa usianya, tapi kalau saya boleh menebak, barangkali dia berumur 6 tahun, sebaya dengan tokoh ‘aku’ di dalam cerita saat dia sedang menggambar ular sawah yang sedang menelan gajah di perutnya, yang gambarnya diprotes oleh orang dewasa karena sama sekali tidak bisa ditebak maknanya.

Orang dewasa memang tidak asyik, begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan Antoine lewat little Prince. Lebih kompleks dari sekadar tidak asyik, orang dewasa juga terlalu kaku, selalu sibuk dengan sesuatu yang tidak dia mengerti hakikatnya, juga penuh dengan aturan-aturan yang aneh. Ah bahkan, novel ini adalah sarcasm paling lembut tentang hirarki yang diciptakan orang dewasa -gelar, kedudukan, harta, obsesi- untuk membelenggu dirinya sendiri dari ketidakbahagiaan.

Barangkali karena saya sendiri sudah menjadi orang dewasa, maka cerita yang tebalnya hanya 109 halaman ini, sukses menjadi sebuah pengakuan untuk diri sendiri kalau yang dituduhkan little prince memang benar. Seperti:

“The men where you lived, they dont find what they are looking for. Their eyes are blind. One must look with the heart.”

atau..

“Men have forgotten this basic truth, what is essential is invisible to the eye.”

Saya ingin bertemu Little Prince kapan-kapan. Sayangnya kalau bertemu saat ini pun, dia pasti sudah menjadi orang dewasa, atau di planet dia hidup apa dia akan selalu menjadi anak kecil?

Advertisements

2 thoughts on “Le Petit Prince

  1. Wow finally you read Le Petite Prince, it is my favorite ever. For me, “And now here is my secret, a very simple secret: It is only with the heart that one can see rightly; what is essential is invisible to the eye” is favourite quote 🙂

    1. banget bang.. Ini aku otw baca novel yg gak kalah keren juga. Tunggu resensinya yah. hahahaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s