Penghuni Baru


Jurnal Ramadhan. Day 12. 

Alhamdulillah, hari ini dua rak yang ku sediakan untuk menjadi tempat buku disini akhirnya kedatangan anggota baru. hehehe.

IMG-20160617-WA0031

Midnight Children, karya Salman Rushdie

Mempunyai perpustakaan kecil di rumah mungilku nanti adalah juga cita-cita yang ingin sekaliku wujudkan. Di Makassar, meski tidak banyak, tapi saya berusaha untuk mengoleksi novel-novel kesukaan saya. InsyaAllah sebagai ikhtiar untuk perpustakaan kecil itu.

Soal novel, habit ku lumayan buruk. Kayaknya sejak SMA, saya, gak tau belajar darimana, suka malak orang buat beliin buku. Haha. Pas kuliah, kebiasaannya makin buruk, suka gak ngembaliin buku pas minjem. Parah!

Sekarang sudah tidak terlalu. Sudah lumayan tobat. Buku-buku biasanya sudah ku kembalikan. Yang masih susah dihilangin adalah kecenderungan nodong orang terdekat buat beliin buku. hehe.

Beruntung sekali dari kecil saya suka membaca. Walau bacanya pilih-pilih banget sih, awalnya cuma tertarik sama komik dan novel cinta-cintaan. Tapi bertambah umur, bacaanku semakin beragam.

Disini akses buku mudah alhamdulillah. Pertamanya sempat bete karena tiap masuk toko buku yang ada cuma buku berbahasa Belanda semua. Untungnya, ada toko buku bekas juga perpustakaan dekat rumah yang punya koleksi novel bahasa Inggris. Langsung terharu :’)

Lalu kemudian, saya dikenalkan sama teman sekelas, tempat beli buku online yang murah meriah. Huahhhhh. Kalaplah saya. Langsung googling novel-novel best seller sepanjang jaman :’)

Kali ini saya baru punya The Little Prince, The Namesake, One Hundred Years of Solitude, My Name is Red, Down and Out in Paris and London dan Midnight Children. Setelah itu saya punya beberapa list lagi yang InsyaAllah mau didatangkan satu-satu setelah saya selesai menamatkan buku yang saya beli diatas dulu.

Disini kalau beli buku, saya selalu beli yang bekas. Yang baru muahal banget harganya. Hiks. Walau begitu saya salut sekali. Saya sempat sudzon buku bekasnya pasti murah karena kualitasnya sudah gak terlalu bagus. Mungkin sudah ada coretannya, lipatan-lipatan, atau kertasnya sudah menguning. Ternyata, buku bekasnya masih bagus sekali. Kayak baru. Gak ada kusutnya sama sekali :’)

Kata Teteh (ibu kosan), yah memang sewajarnya masih bagus. Soalnya katanya, anak-anak disini dari kecil diajar berlaku baik pada buku bacaan. Yah, salah satu tujuannya memang biar bisa dijual lagi. heehe.

Untuk teman-teman yang suka novel kayak saya, bolehlah kasih rekomendasi buku bagus. Plis. 😀

*****************************************

Tulisan ini diikutkan dalam tantangan kelas menulis Sigi Makassar #SigiMenulisRamadhan. Baca tulisan teman lain di:

  • bukanamnesia.blogspot.com;
  • nuralmarwah.com;
  • inanovita.blogspot.co.id;
  • burningandloveable.blogspot.com;
  • inditriyani.wordpress.com;
  • rahmianarahman.blogspot.com;
  • kyuuisme.wordpress.com
  • begooottt.wordpress.com
  • ayutawil.blogspot.co.id
  • uuswatunhasanah.tumblr.com
  • rancaaspar.wordpress.com
  • sriwahyunifisika10.blogspot.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s