Barangkali Mudah Untukmu


Tulisan Ramadhan. Day 17.

Bersyukur itu tidak mudah. Terlebih, kita sudah terlalu condong untuk menyukuri hal-hal yang baik saja.

“Syukur banget, aku keterima kerja..”

“Alhamdulillah.. akhirnya aku bisa juga punya rumah sendiri..”

Betul, syukur udalah ungkapan terimakasih. Apa yang sering kita ucapkan saat bersyukur pada Allah? Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah.

Yang menjadikan syukur tidak mudah adalah, patokan kita, yang entah kita adopsi darimana, baru memuji Allah saat dikasi kondisi yang baik. Yang mentereng, yang keren, yang menyilaukan, yang waw, dan yang kita suka!

Kalau kita lagi berikhtiar keras ingin diluluskan ujian skripsi misalnya oleh Allah, terus ditunda, barangkali akan berat untuk memuji Allah. Susah ngomong: Syukur Alhamdulillah, Allah masih mau aku bekerja lebih maksimal.

Iya gak sih?

Ok, atau barangkali mungkin saya saja?

.

.

.

NB: Saat ini saya mulai merasa menulis itu juga berat. Nulis hal ini juga bikin saya was-was sendiri. Saya takut tidak bisa bertanggung jawab sama apa-apa yang saya tulis. Saya takut tulisan dan kelakuan saya tidak sinkron. 😥

*****************************************

Tulisan ini diikutkan dalam tantangan kelas menulis Sigi Makassar #SigiMenulisRamadhan. Baca tulisan teman lain di:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s