Sweet Little Things


Jurnal Ramadhan. Day 24. 

IMG-20160629-WA0007.jpg

Ada pemandangan yang lucu ku lihat, dalam perjalanan pulang dari tempat les. Beberapa rumah memasang bendera dengan tas disampingnya. Hey? Perayaan apa ini?

Sesampainya di rumah, aku meminta penjelasan ke abang Aufa, anak pertama Teteh.

“Bang, tante tadi liat deh di jalan ada rumah yang masang bendera sama tas gitu. Itu maksudnya apa sih, bang?”

Dengan bahasa Indonesia yang formal, dengan logat mirip Cinta Laura, abang menjelaskan.

“Tante, disini itu, kalau sudah ujian, kita pasang bendera sama tas untuk beritahukan ke orang lain kalau kita lulus ujian.”

“Ujian Nasional?”

“Apa itu Ujian Nasional?”

Oh iya, saya lupa kalau disini tidak ada istilah UN.

“Ujian Nasional itu kayak.. final exam.”

“Oh yes, final exam.”

“Tapi kok abang gak pasang bendera? Abang kemarin ujian juga kan? Terus lulus kan?”

“Iya. Abang lulus. Tapi abang tidak pasang. Itu hanya buat siswa upper secondary school yang mau ke university atau hvo. Abang belum.”

Oh oke. Ini menarik. Tidak ada gegap gempita konvoi lulus ujian di jalan, atau coret-coret baju karena udah lulus, tapi cara ini tetap bisa menyampaikan pesan kebahagian kalau yang punya rumah sedang merayakan kelulusan. Keren.

Esoknya di kelas, saya mengkonfirmasi penjelasan abang ke Ahu.

“Yes, that’s true. I also did it at the moment I graduated. And what I did was to put my bag in the flagpole but with Turkish flag, and Dutch flag on the other side. Hahaha”

“Is that cultural thing here?”

“Yeah sure. What do you usually do in your country?

“Em.. we ask our friend to draw their name or signature or short message in our t-shirt.”

“Ouh.. that’s bad. hahaha”

 Dengan Ahu, saya bebas bercerita apa saja, dan dia juga begitu.

“Oh, yes, we also have a cultural thing with that writing. What we usually do is when you broke your arm, and then you will have -how do you call it in English, the white paper (?) or cloth material – to cover your arm..”

“Okay, I got it, but I don’t know the word in English too..”

“Yeah, and each time you’ve been visited by your friends or family, and then they’ll write like: get well soon, or i miss you, don’t be sad, or anything. In order to encourage you, and comfort you.”

“Wow.. that’s nice.”

“Yeah, and I really like want to broke my arm so I can get that too. Hahaha”

“What a silly. Hahaha”

Lucu yah, dan kayak ada manis-manisnya gitu.. hihihi 🙂

NB: dua gambar terakhir diambil di google.com

*****************************************

Tulisan ini diikutkan dalam tantangan kelas menulis Sigi Makassar #SigiMenulisRamadhan. Baca tulisan teman lain di:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s