Hal-hal yang ku syukuri semenjak kamu menjawab perasaanku #2


: kamu menjadi satu-satunya orang yang menerima keegoisanku. Seperti hari ini saat chatmu datang dengan riang dan ku balas ketus, “aku sedang tidak mood bercakap-cakap denganmu saat ini.” Padahal bisa saja kamu sedang butuh aku. Atau rindu aku. Tapi kamu tetap memberi ruang untuk rasa bosanku padamu, juga sejumput ketidak pedulian pada apapun yang kau … Continue reading Hal-hal yang ku syukuri semenjak kamu menjawab perasaanku #2

Advertisements

Perpustakaan di kepalaku


  Kamu pasti tahu aku hobby sekali mengunjungi perpustakaan. Hampir semua perpustakaan di kota ini sudah aku jelajahi. Tempat kesukaanku adalah bagian ujung ruangan yang menghadap ke jendela. Kadang-kadang, pemandangan di depan akan menyuguhkan taman hijau dengan teriakan anak-anak yang senang bermain. Satu dua kali,  jika sedang beruntung, salju tetiba turun dan berciuman dengan permukaan … Continue reading Perpustakaan di kepalaku

Tanpa Mencari


Belum bisa ku pahami bagaimana alur bertemu yang kau siapkan di kepalamu. Kau tidak seperti mencari. Kau menyimpulkan sendiri lalu menghilang, lagi. Padahal kau bisa bertanya padaku secara langsung. Buktikan: apakah warna yang ku simpan masih sama seperti dulu kau menemuinya setahun yang lalu. Ataukah sudah berubah seperti pradugamu yang tanpa asas? Seriusilah tekadmu yang … Continue reading Tanpa Mencari

2018


Gue sebenarnya udah nulis resolusi-resolusi gue setahun ini dimulai September 2017 kemarin. Dibanding menunggu momen tahun baru, gue lebih memilih meninjau ulang dan memperbarui impian-impian gue di tanggal dan bulan kelahiran gue. Hanya saja pas gue cek-cek ulang tuh list, ternyata kemauan-kemauan gue masih bersifat sangat mundane. Pengen lanjut sekolah lagi, pengen proyek yang gue … Continue reading 2018

Cinta yang Membebaskan


Baru kali ini ku temukan cinta yang membebaskan di hatimu. Aku, lantas menjadi palung laut yang dalamnya tak lagi menuai teror. Jurang di hatiku tak lagi mati, tak lagi dihuni sepi yang bergaung-gaung. Aku, lantas menjadi rimba hutan yang tak melulu gelap dan sesak. Keramahan adalah wajahku yang baru, orang-orang tak perlu lagi takut tersesat … Continue reading Cinta yang Membebaskan

With you, everything will fall in the end.


Kalau kau berbalik saat ini, kau akan menangkap basah aku yang ... emmm... sedari tadi sibuk mengumpulkan keberanian untuk mendekat ke bagian tak terisi di bangkumu. Kepalaku penuh dengan tutur-tutur yang kupersiapkan untuk memulai percakapan pendek denganmu: mind if I sit here? or isn't the sky is amazing? atau sapaan yang sangat random seperti: hi, your bike is … Continue reading With you, everything will fall in the end.

My Little World of Lykke


Kupu-kupu di perutku karenamu masih dan akan selalu Mimpi-mimpi di tidurku tentangmu selalu seperti itu Rona merah di pipiku sebabmu sesederhana itu Pinta di shalatku namamu sepanjang  usiaku Kamu, rumah di syurgaku pada suatu hari nanti yang ku tunggu     **diadaptasi dari puisi tanpa judul @rantingkecil

Hal-hal yang ku syukuri semenjak kamu menjawab perasaanku


Kamu berkenalan dengan ayah ibuku; kamu mengajakku untuk tinggal di hidupmu; kamu membantuku menyusun prioritas hidupku; kamu bilang aku cantik; kamu rela membagi rencana hidupmu denganku; kamu mau menungguku; kamu bikin aku bekerja pada kekurangan-kekuranganku; kamu melarangku berucap rindu terlalu banyak; kamu mendukung impianku; kamu tidak berkeberatan bersama chat-chat yang membosankan; kamu selalu jadi hidden … Continue reading Hal-hal yang ku syukuri semenjak kamu menjawab perasaanku

The Life-Changing Manga of Tidying Up


Saya sudah pernah mengaku pada beberapa orang disini bahwasanya terhadap barang-barang yang saya sukai, penyakit impulsive saya akan muncul. Dari sekian banyak hal yang saya candui, buku adalah salah satu (juga nomor satu) yang mejadi kecintaan saya. Saya bisa resist sama baju, sepatu, lipstik, tas, tapi buku oh tidak. Ah, aku tuh pokoknya kalau udah … Continue reading The Life-Changing Manga of Tidying Up