Dear Lelaki yang Menyayangi (2)


Suatu hari akan ku sajikan dihadapanmu seloyang cinta yang semoga hangat manis sampai ke kerongkonganmu, menjadi energi untuk harimu. Ku suguhkan pula senyumku, yang bisa kau seruput bersama teh kesukaanmu. Aku dan kamu akan mengulang rutinitas ini setiap hari, setiap pagi, dalam sarapan kita yang singkat tapi bermakna. Suatu hari akan ku selipkan rinduku di [...]

Advertisements

Surat yang Membicarakan Khil #1 [Tentang Aachen]


Beste Khil, Lama aku berfikir untuk menulis surat ini untukmu. Kau tau aku ingin selalu menulis untukmu, tapi akhir-akhir ini aku berpikir terlalu banyak. Banyak sekali yang ku pertimbangkan sebelum aku memulai surat ini. Berpikir baik buruknya tulisan ini, penting tidaknya buatmu, apa yang ingin ku sampaikan, kenapa aku harus menuliskannya padamu, dan masih banyak [...]

Kenapa Menjauh?


Sebaiknya orang yang tiba-tiba pergi, punya satu kesempatan untuk memberikan alasan. Hingga jika orang yang dulu selalu bersamanya bertanya "mengapa", kau bisa memberikan alasan yang masuk akal. Sebaiknya orang yang tiba-tiba berubah, punya satu kesempatan untuk menjelaskan. Apa yang tidak kau suka sehingga kau berbenah? Satu kalimat mungkin cukup agar yang kau tinggalkan tidak kepayahan [...]